Kamis, 06 Desember 2012

PENCEGAHAN KEBAKARAN


PENCEGAHAN PEMADAMAN KEBAKARAN

Pentingnya pencegahan kebakaran
          Ada potensi kebakaran di sembarang tempat
          Kebakaran selalu menimbulkan kerugian
          Pencegahan harus selalu dilakukan
          Unit kerja berpotensi kebakaran perlu membentuk satgas penanggulangan kebakaran
Apa itu kebakaran ?
Kebakaran terjadi karena bertemunya tiga unsur bahan dapat terbakar, zat pembakar(O2) dan titik nyala.

Pencegahan kebakaran
Mencegah bertemunya salah satu unsur dari dua unsur lainnya
          Pengendalian bahan terbakar
          Pengendalian titik nyala
          Pengendalian zat pembakar 

PENGENDALIAN BAHAN TERBAKAR
          Identifikasi jenis, sifat dan titik nyala bahan terbakar
          Bahan bertitik nyala < 32oC  simpan dalam tabung tertutup dan terpisah
          Ruang penyimpan terbuka atau cukup ventilasi
          Lokasi jauh dari api atau suhu tinggi
          Pisah bahan berupa gas dengan bahan bersifat mengoksidasi
          Waspadai bahan yang berpotensi menyala sendiri atau meledak 

PENGENDALIAN TITIK NYALA
          Jauhkan api terbuka dari bahan mudah terbakar
          Hindarkan kontak benda membara dengan bahan mudah terbakar
          Hindarkan gesekan dan aliran listrik dari bahan mudah terbakar
          Jauhkan bahan mudah terbakar dari reaksi eksoterm zat kimia yang timbulkan panas melampaui titik nyala 

Klasifikasi Kebakaran
          Tipe A : Kebakaran bahan padat selain logam
          Tipe B : Kebakaran bahan cair atau gas  mudah terbakar
          Tipe C : kebakaran listrik bertegangan
          Tipe D : kebakaran bahan logam

Sebab-sebab kebakaran
          Kelalaian manusia
          Peristiwa alam
          Penyalaan sendiri
          Sengaja 

Upaya dalam menghadapi bahaya kebakaran
          Mengatur rencana penyelamatan diri (evakuasi)
          Pengamanan rute evakuasi
          Latihan penyelamatan diri
          Latihan menguasai asap
          Pendidikan penyelamatan diri
          P3K

CARA PEMADAMAN KEBAKARAN
Kebakaran kecil
          Air
          Pasir, ember, sekop
          Karung goni basah, kain katun basah, selimut basah
          Tangga, gantol dll.

Kebakaran sedang
Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
          Tipe A : kayu, plastik, kertas, pakaian, papan, batu bara dan sejenisnya
          Tipe B : bahan bakar cair dan gas
          Tipe C : Kebakaran listrik
          Tipe D : Logam cair, magnesium dan sebagainya
          Ideal dioperasikan pada situasi tanpa ada angin kuat dan pada suhu kamar
          Waktu operasi : 3 detik operasi 10 detik berhenti
          Waktu maksimum 8 detik terus-menerus
          Bila telah dipakai harus diisi ulang
APAR harus diperiksa periodik, maksimal 2 tahun sekali
 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar