Sabtu, 08 Desember 2012

JOBSHEET POROS LURUS


A.  Perencanaan Proses Membubut Lurus
Proses membubut lurus adalah menyayat benda kerja dengan gerak pahat sejajar dengan sumbu benda kerja. Perencanaan proses penyayatan benda kerja dilakukan dengan cara menentukan arah gerakan pahat , kemudian menghitung elemen dasar proses bubut.
Contoh :
Akan dibuat benda kerja dari bahan Mild Steel (ST. 37) seperti Gambar 1 berikut.




Gambar 1. Gambar benda kerja yang akan dibuat.

Perencanaan proses bubut :
a. Material benda kerja : Mild Steel (ST. 37), dia. 25 mm x 134 mm
b. Material pahat : HSS atau Pahat Karbida jenis P10, pahat kanan.
Dengan geometri pahat dan kondisi pemotongan dipilih dari Tabel
 (Tabel yang direkomendasikan oleh produsen Mesin Bubut) :
α = 8o, γ = 14o, v = 34 m/menit (HSS)
α = 5o, γ = 0o, v = 170 m/menit (Pahat karbida sisipan)
c. Mesin yang digunakan : Mesin Bubut dengan kapasitas diameter lebih
dari 1 inchi.
d. Pencekam benda kerja : Cekam rahang tiga.
e. Benda kerja dikerjakan bagian muka  terlebih dulu, kemudian dibor senter.
f.Benda kemudian dipasang senter putar dan dipanjangkan bidang pengerjaannya.
g. Membubut Ø 22 mm.
h. Memutar benda dan membaliknya, kemudian membuat panjan 130 mm.
 

JOB SHEET PEMESINAN DASAR
INSTRUKSI KERJA MEMBUBUT POROS LURUS

A.    TUJUAN
Agar Siswa :
1.        Siswa dapat menjelaskan bagian-bagian mesin bubut dengan benar.
2.        Siswa dapat mengoperasikan mesin bubut sesuai dengan prosedur.
3.        Siswa dapat membuat poros lurus dengan mesin bubut konvensional.
4.        Siswa dapat menunjukkan perilaku keselamatan kerja dalam praktikum.
B.     ALAT DAN BAHAN
1.        Alat
a.    Mesin bubut
b.    Pahat bubut (HSS)
c.    Alat ukur (jangka sorong)
d.   Perlengkapan mesin bubut
2.        Bahan
a.    ST 37 (mild steel) Ø 25 x 134 mm
b.    Coolen
C.    TINDAKAN KESELAMATAN KERJA
1.        Menggunakan alat-alat K3 saat praktik
2.        Meletakkan alat-alat tangan dan alat ukur secara terpisah (tidak ditumpuk) dan rapi di atas meja bangku.
3.        Berhati-hati dalam menggunakan alat-alat yang berputar.
4.        Menggunakan air coolant sesering mungkin.
D.    LANGKAH KERJA DAN PROSEDUR
1.        Siapkan benda kerja, serta perlengkapan dan peralatan mesin bubut
2.        Chek ukuran awal benda kerja
3.        Setting pahat setinggi center
4.        Menentukan putaran cekam dengan mengacu pada parameter pembubutan
5.        Pasang benda kerja pada cekam dengan kuat
6.        Lakukan pembubutan muka pada salah satu bagian benda kerja
7.        Lakukan pengeboran dengan center bor
8.        Lakukan pencekaman ulang dengan didukung menggunakan center putar yang terpasang pada kepala lepas.
9.        Lakukan proses pembubutan rata dengan dua tahap yaitu pembubutan kasar dan pembubutan finishing.
10.      Benda kerja dibubut hingga tercapai diameter 22 mm, dan chek dimensi hasil pembubutan dengan jangka sorong.
11.      Balik dan cekam benda kerja untuk pembubutan bagian yang lainnya
12.      Bubut hingga tercapai ukuran diameter yang sama dengan bagian yang pertama
13.      Lepas benda kerja dan lakukan penandaan dengan haigh gauge sebagai batas panjang dari benda kerja yang diinginkan.
14.      Cekam benda serta lakukan pembubutan untuk mengurangi panjang benda hingga tercapai ukuran panjang 130 mm.
15.      Chek dimensi hasil pembubutan secara keseluruhan.
16.      Bersihkan mesin dan perlatan
17.      Nilaikan hasil pekerjaan pada guru pembimbing

E.     PARAMETER PEMBUBUTAN
a.    Pemakanan kasar
   V =   ………………………m/menit
Dengan Cs 24 m/menit, maka n spindle adala
         n = cs.1000         n = 24.1000                   
                    µ.d                      3.14.25
                                            = 305 rpm
b.    Pemakanan halus
Dengan CS 27 m/menit, maka n spindle adalah
          n = 27.1000
           3.14.25
                   = 343 rpm
Kedalaman pemakanan
           a = ( do - dm)/2
           a = (25 – 22)/2
                          = 1.5 mm



FORMAT LEMBAR PENILAIAN

KRITERIA PENILAIAN
Nama Siswa   : ……………………
No. Siswa       : …………………....

Bobot
Kriteria penilaian
Skor maksimal
Skor hasil
Total
20%
A.    Proses
1.      Penggunaan Alat
1 - 5


2.      Langkah Kerja
1 - 5

3.      Keselamatan Mesin Dan Alat
1 - 5

4.      Perawatan Alat
1 - 5


70%
B.     Produk
1.      Ketepatan ukuran
a.       Ø 22 mm
1-25


b.      130 mm
1-25

2.      Kehalusan
a.       N7
1-10

3.      Kerataan
1-10


10     
C.    Waktu
1.       Sesuai Alokasi
8


2.       Lebih Cepat Sesuai Alokasi
10

3.       Lebih Lambat sesuai Alokasi
6


100%
Nilai Akhir








Keterangan :
*) MenggunakanPenyekoran Go / No Go.
**) Penyekoranditentukansebagaiberikut :
ü  SesuaiToleransi                           : SkorMaksimum x 100%
ü  DapatDiperbaiki                          : SkorMaksimum x   80%
ü  TidakDapatDiperbaiki                : Skor 0


Tidak ada komentar:

Posting Komentar