Senin, 26 November 2012

MERUBAH PUTARAN DAN KECEPATAN PADA MESIN BUBUT


BAGAIMANA MERUBAH PUTARAN DAN KECEPATAN PEMAKANAN

Salah satu yang perlu kita perhatikan pada saat memindah handel kecepatan putar ialah: jangan menggunakan tekanan!

MENGAPA :

Semua roda gigi pada kepala tetap (juga pada gerbox) adalah sliding (sistem luncur). Ini berarti bahwa untuk merubah perbandingan putaran (kecepatan putar dan kecepatan pemakanan), roda-roda gigi digerakkan secara langsung pada arah axial.
Ini bisa terjadi 2 gigi berada pada satu alur dasar, sehingga tidak dapat digerakkan secara axial.
Untuk memudahkan pemindahan, semua gigi pada sliding gear diskrap.


KECEPATAN POTONG

Semua benda kerja dikerjakan di mesin secara ekonomis, dalam waktu relatif singkat dan hasilnya baik.
Tetapi ada beberapa batasan limit. Salah satu batas utama ialah terhadap kecepatan potong maksimal.

APAKAH KECEPATAN POTONG ITU (Vc)?
2   Kecepatan potong ialah jarak tempuh alat potong pada proses satu pemakanan/ penyayatan benda kerja dalam satu jarak tempuh pahat tiap keliling benda kerja dalam satu menit.
3   Keliling benda kerja dikalikan jumlah putaran per menit.
4   Panjang beram bekas penyayatan per menit.

Rumus untuk kecepatan potong (V)


Dimana:
Vc = Kecepatan potong
D  = Diameter benda kerja
π  = 3,14
n  = Putaran spindel utama per menit

MENGAPA KECEPATAN POTONG DIBATASI?
Kecepatan potong yang melebihi akan mengakibatkan panas lebih pada benda kerja. Dengan temperatur yang melebihi pahat menjadi tumpul karena terbakar.

Maksimal Temperatur Pahat :
HSS     600oC
Carbide 900oC

FAKTOR-FAKTOR APA YANG MEMPENGARUHI TEMPERATUR PAHAT TERHADAP KECEPATAN POTONG
1. Bahan yang dikerjakan
Bahan yang lebih keras – temperatur lebih tinggi benda kerja – lebih tinggi temperatur
2. Penggunaan pendingin
3. Dengan pemakanan besar dan pemotongan yang dalam, pahat menjadi lebih panas dibanding dengan pemakanan yang halus (tipis) dan pemotongan yang tipis (tidak dalam)

BAGAIMANA KAMU MENDAPATKAN KECEPATAN POTONG MAKSIMAL
Di dalam buku petunjuk kamu dapat melihat tabel kecepatan potong maksimal tergantung pada:
·  Jenis alat potong (pahat)
·  Jenis bahan yang dikerjakan
·  Kedalaman pemakanan – kecepatan asutan (F)

Catatan: Harga-harga untuk kondisi pahat yang tepat dan kedalaman pemotongan maksimal 2 mm

Contoh: Jenis pahat   = HSS
        Jenis bahan   = Besi lunak
        Tebal         = 0,2 mm
        Pemakanan
Kamu akan mendapatkan kecepatan potong bahan 60 m/min!

Seperti ilustrasi, perpindahan jarak yang ditempuh alat potong, perputaran spindle utama tergantung pada diameter benda kerja.
Sehingga benda kerja dengan diameter besar, anda harus menggunakan putaran spindle rendah.
 
MENGHITUNG KECEPATAN PUTAR (n)

KAMU TELAH MENGETAHUI:
Kecepatan potong maksimal ditunjukkan dari buku petunjuk ialah berdasar pada jenis pahat, jenis benda kerja, ukuran pemakanan.
Diameter benda kerja.

Kamu harus mencari kecepatan spindel, mengapa?
v  Kecepatan putar/ putaran terlalu tinggi berarti kecepatan potong juga terlalu tinggi
v  Kecepatan potong terlalu tinggi merusakkan pahat.

Contoh I:

Kecepatan maksimal   (Vc) = 60 m/mt.
 (untuk baja lunak pemakanan 0,2 mm, jenis pahat HSS)
Diameter bahan : 50 mm.
Berapa kecepatan putar spindel (n) = ?

       





Pilih putaran 300 rpm.

Contoh II:

Maksimal kecepatan potong 300 m/mm (untuk alumunium, tebal pemakanan 0,2 mm, pahat HSS).

Diameter benda kerja = 100 mm
Berapa putaran spindel (n) = ?








1 komentar:

  1. nice info :-)
    semoga semakin banyak generasi bangsa yg mahir dunia manufaktur agar indonesia tidak ketinggalan teknologi

    BalasHapus