Jumat, 16 November 2012

Adopsi

                Sudah menjadi fitrahnya seorang wanita yang sudah menikah mengharapkan untuk segera hamil dan memiliki momongan seorang bayi laki-laki ato perempuan,kecuali seorang wanita yang sudah menikah tapi belum pengen punya anak dalam jangka waktu yang mereka tentukan sendiri karena alasan - alasan tertentu, dan inilah yang menjadi masalah di kemudian hari yaitu ketika pernikahan sudah menginjak 5 th keatas, mereka sangat mendambakan ada suara bising, riuh dan ceria dari gelak tawa seorang anggota baru yaitu anak kandung. Ketika si buah hati dinanti - nanti tak kunjung juga berbagai cara mereka usahakan baik ke dokter, ke dukun ato ke alternatif, bagi yang berhasil rasa syukur tiada terkira merasuk ke hati begitu dalam, ketika belum berhasil dan rasa putus asa sudah menghinggapi diri mungkin bisa dibenarkan dengan jalan ADOPSI seorang anak baik itu melalui legal maupun ilegal.
1. Jalan Legal
               Legalitas sangat diperlukan dalam dunia modern saat ini dimana negara kita Indonesia adalah negara hukum dan semuanya bisa diselesaikan secara hukum. Anak adopsi baik yang diangkat/diambil dari panti asuhan maupun ibu kandungnya yang memang mau mengadopsikan anaknya segalanya akan lebih mudah jika ada hitam di atas putih, bayi/anak yang sudah diadopsi lewat jalan legal sudah sah secara hukum bisa menjadi anak adopsi kita dan si ibu kandung tidak akan bisa lagi mengambil anak yang sudah di adopsikan kepada kita, kecuali dari pihak orangtua angkat ikhlas dan rela menyerahkan kembali anak adopsinya kepada si ibu kandung. Biaya yang diperlukan untuk proses pengadilan kira - kira 4 - 5 jt. Lagi pula ketika si anak sudah besar secara hukum islam harus diberitahukan status anak adopsi yang sebenarnya karena itu hukumnya harus, apalagi jika anak adopsi berjenis kelamin perempuan, kelak ketika menikah yang harus menjadi wali nikahnya adalah ayahnya ato kerabat laki-laki dari anak tersebut dan kalo tidak bisa baru wali hakim, ayah angkat tidak bisa menjadi wali nikah.Ketika lewat jalan legal si ibu kandung yang akan mengambil anaknya kembali harus melalui jalan legal juga, dan harus mengeluarkan biaya juga untuk proses persidangan.
2. Jalan Ilegal
             Jalan ilegal biasanya ditempuh oleh calon orangtua angkat yang tidak mau ribet dengan urusan pengadilan/jalan legal. Jalan ilegal ini banyak kita temui lewat forum - forum adopsi di internet, ketika ada orang tua yang mau mengadopsikan anaknya ketemu dengan calon orangtua yang ingin mengadopsi disitulah terjadi interaksi awal yaitu sms-an, telpon ato lewat email membuat sebuah kesepakatan, dan tidak dibawa ke pengadilan persetujuan ke dua belah pihak sebagai pihak yang menyerahkan dan yang diserahi , alhasil dikemudian hari ada masalah baik itu tentang akte kelahiran, si ibu kandung berubah pikiran ingin mengambil anaknya kembali dan segudang masalah yang lain. Memang lewat jalan ilegal calon orangtua adopter tidak akan mengeluarkan biaya tinggi sekitar 4 - 5 jt untuk biaya administrasi, persidangan dan lain - lain.
Lalu bagaimana jalan tengah - tengahnya, kalau menurut saya jalan yang kita ambil tetap jalan legal namun membutuhkan biaya yang murah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar